Postingan

EVENT GOKASI AJANG SISWA SISWI SAMBAS BERPRESTASI

Gambar
Event karate Cabang Gokasi(Goju Ryu Karate do Shinbukan Indonesia) pada Kamis, 1 Juni 2023 ini mengambil tema “ Mewujudkan Karateka Tangguh, Sportif, dan Berprestasi” bertepatan pada hari lahirnya Pancasila. Peserta berasal dari beberapa daerah Kabupaten Sambas termasuk Kecamatan Sambas, Kecamatan Subah, Kecamatan Teluk Keramat, Bengkayang, dan Singkawang. Ada pun cabang yang ditandingkan adalah cabang Kata dan Komite. Walaupun Sebagian ada yang gugup saat tampil dan terlihat lupa, tapi keberanian mereka ikut kompetisi patut diacungi jempol. Keseruan penonton yang merupakan superter dari orang tua mereka memberikan kesemarakan event ini. Begitu juga cabang Komite, mereka menampilkan bakat-bakat yang mencengangkan. Antusiasnya peserta terlihat dari mereka bertanding. Keseriusan mereka menyemarakkan acara begitu terlihat. Bahkan peserta yang berusia empat (4) tahun yang ikut bagian dalam Kompetisi Kata mendapat peringkat 1. Usia yang sangat muda dan sudah berprestasi. Jika bakat mer...

PESANTREN KILAT RAMADHAN 1444 H SDN 17 SUNGAI PUGUK

Gambar
Bulan Ramadhan yang identik dengan menggalang amal dan pahala merupakan ajang kesempatan bagi umat Muslim dalam mengumpulkannya. Kegiatan Puasa, Sholat malam, sedekah pada bulan puasa, dan zakat fitrah tentunya menjadi suatu amalan yang dilakukan. Di samping itu semua ada sisi lain yang dilakukan umat muslim dalam memupuk ladang pahala lainnya, sebagai contoh kegiatan syiar bulan Ramadhan yaitu sebagai contoh kegiatan pesantren kilat Ramadhan di sekolah. Tentunya itu menjadi ladang amal para guru dan peserta didik dan pihak yang terkait di dalammnya. Kegiatan Pesantren kilat Ramadhan tahun 2023 H yang

SAMBAS NEGERI KOSMOPOLITAN

Gambar
SAMBAS – Serambi Mekah adalah gelaran bagi negeri kita tercinta Sambas. Sejak dahulu ia sudah menyandang negeri yang mengagungkan. Negeri Bertuah dan berkah. Negerinya ulama zamannya. Pantaslah sandaran itu bagi negri Sambas kala itu. Banyaknya pedagang dari berbagai negeri singgah dan menetap di Sambas. Ada yang menetap dan menjadi ulama atau guru di Sambas da nada pula yang hanya singgah berdagang dan berguru kepada alim ulamanya Sambas. Kamis, (20/10/2022).N Neaki tok nak bekesah sikkit, mun banyak yang beda tolong kita same-same meluruskan. Neaki jak ingin berbagi pengetahuan walau satu ayat. Mudahan berkah dan menjadi ladang amal aaamiin. Kesahnye’…… Negeri Kosmopolitan, sandaran modern bagi Sambas setelah seminar Budaya Kabupaten Sambas yang mengusung tema “Negeri Serambi Mekah: Kajian Ulang Sambas Sebgai Kota Kosmopolitan”, merupakan gelaran baru namun memang benar adanya. Sambas semenjak dahulu sudah terkenal dan dikenal kerajaan luar. Kosmos berarti Dunia, dan Politan bera...

ZIKIR KERAMAT DARI KITAB AL BARZANZI

Gambar
SAMBAS. Kitab Barzanji di negeri Sambas digunakan dalam sebuah acara sacral. Kitab ini dibaca dalam acara-acara tertentu yang merupakan acara budaya Melayu Sambas. Melayu di sini adalah merupakan penduduk yang dominannya beragama Islam. Hal ini karena kebiasaan orang tua-tua bila berbicara melayu pasti mereka yang beragama Islam. Membahas kitab Barzanji ini, Neaki nak bekesah bahwa di negeri Sambas dulunya yang kental akan agama Islam, sering membaca kitab ini dalam acara yang berhubungan dengan acara syukuran. Syukuran ini ditandai dengan adanya pembacaan isi kitab Barzanji. Isi kitab ini terkandung sebuah selawat nabi, Riwayat, do’a, dan pujian-pujian akan kebesaran yang maha kuasa. Ungkapan rasa syukur itu berupa acara: 1. Syukuran kelahiran bayi, yang mana acara ini dinamakan Aqiqah atau di Sambas di sebut dengan acara “gunting Rambut”. 2. Syukuran dalam pesta pernikahan anak atau pihak kelurga. 3. Syukuran Khitanan anak baik laki-laki atau perempuan 4. Syukuran pindah rumah dll...

SILSILAH ASAL OPU DAENG KEMASIH

Gambar
SAMBAS – Aneh sekali jika kita tidak mengenal sosok Pangeran Mangkubumi Sambas di kerajaan Sambas. Apalagi menyangkal akan kenasaban dan sosok adik beradiknya. Pangeran Mangkubumi Sambas yang menjabat semasa Sultan Umar Akamuddin I( 1708-1732 M) adalah Opu Daeng Kemasih hingga kesultanan ke 4 Sultan Abu Bakar Kamaluddin (1732-1762 M). Senin, 29- 8-2022 Penulis menyangkal akan adanya pihak yang menyatakan bahwa Opu Daeng Kemasih bersaudara adik beradik hanya empat saudara satu ayah dan seibu. Sejarah mencatat adanya lima satu kesatuan saudara laki-laki Opu Daeng bersaudara ini. Dalam kancah sejarah dunia juga sudah mengakui Opu Daeng Parani, Opu Daeng Manambon, Opu Daeng Marewah, Opu Daeng Chelak, dan Opu Daeng Kemasih adalah seibu dan sebapak. Untuk itu marilah kita menelusuri sejarah dengan literasi yang otentik dan sesuai alur sejarahnya. Untuk mengangkat sejarah hendaknya kita meneliti sumber yang sesuai. Semisal Nisan peninggalan keluarga, Arca, Lontara, Buku sejarah, dan tutur...

ADAT DAN ADAB TAMU DAN BERTAMU DI SAMBAS

Gambar
ADAT DAN ADAB TAMU DAN BERTAMU DI SAMBAS SAMBAS – Adat dan adab di Daerah Kabupaten Sambas sangat kental dengan nuansa keramahannya. Tidak jarang masyarakat Sambas menjamu tamu mereka dengan iklas dan ramah. Kekentalan adat berbagi dan sedekah itu merupakan kekayaan adab yang diwariskan oleh leluhur mereka. Apalagi sewaktu jayanya dulu negeri Sambas merupakan sebuah kerajaan besar dan kuat semenjak 10 Dzulhijjah 1040 H bertepatan dengan 9 Juli 1631 M hingga tahun 1942 M dengan penculikan bangsawan raja dan tokoh pandai oleh pihak Jepang. Namun adab dan adat masih terwarisi oleh keturunannya hingga kini. Apalagi kerajaan ini idenpenden dimulai dengan pimpinan Pangeraran Ratu Muhammad Taufik dan pengaturan pemerintahan mulai pulih. Masyarakat mulai Kembali kepada keadaan yang normal, walau nantinya sekutu inggris NICA bercokol di Sambas. Rabu , (27/8/2022). Kebiasaan masyarakat Sambas dalam menjamu tamu terlihat dari penyuguhan makanan dan minuman kepada pihak tamu. Mereka memp...

DIALOG LOMBA BEKESAH PENDEKAR PUTRI TAN SERAI WANGI

Gambar
PERKENALAN: Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh…. Selamat pagi dan salam sejahtera. Perkenalkan nama saya …. Saya berasal dari SDN …. Cerita ini saya dapat dari tulisan Bp. Guntur,S.Pd.SD, dalam buku PUTERI SERAI WANGI tahun 2020 O..Ya temen-temen?, pada tidak sabaran ya mendengar cerita ini, mari simak cerita saya….” NARASI: Alkisah pada zaman dahulu kala, datanglah Seorang Raja dengan perahu layarnya ke sebuah Tanjung yang saat itu bernama tanjung Datok. Ia berlayar bersama seorang gadis cantik dan sopan budi bahasanya. Konon Raja itu di ikuti oleh beberapa pengawal dan bangsawan. Ia adalah seorang Raja yang keluar dari istana karena perselisihan perebutan tahta kerajaan. Ia keluar istana karena ingin menjadi orang biasa. Ia ingin bebas dan hidup layaknya seperti rakyat jelata. Dengan berbekal benda pusaka leluhurnya dan yang di wariskan padanya yaitu Bunga Serai Wangi. Bunga itu adalah benda pusaka yang sakti mandra guna bagi penggunanya. Karena Tanjung Datok waktu itu ju...