HALAL BI HALAL DAN PEMBUKAAN TA'LIMAN TQN KHATIBIYAH SAMBAS
SAMBAS Adalah negerinya para santri. Dulu negerinya para ulama. Sematan itulah yang membangkitkan kita untuk melanjutkan perjalanan dakwah. Meski segala rintangan Islam tetap harus tegak. Kita generasi muda adalah santri yang haus ilmu, maka sudah sewajarnya menjajal diri dalam mencari ilmunya para ulama. Di zaman melenial atau masa Gen Z, pemuda-pemudi sudah langka dalam mendalami ilmu agama. Berdengungnya sebuah Ta’lim yang di wadahi Yayasan Tariqah Qadariyah Wa Naqsabandiyah(TQN) Khatibiyah Sambas, membangkitkan jiwa nostalgia lama orang tua-tua. Mereka antusiasme dalam mencari Tariqh ini. Aroma lalu yang pernah mereka hirup menjadi kenangan terindah di masa jayanya dulu. Masa Keemasan TQN di negeri Sambas tepatnya sebuah negeri Sempadian. Dalam persembunyian orang tua-tua menuntut ilmu Tariqah sangat rahasia sekali. Apalagi bila bunyi Gaungan Zikir ini di dengar kaum penjajah Belanda dan jepang, bahkan sekutunya belanda Ingris. Menurut cerita Ibunda Mariani Binti Syaikh Bijar...